LDR : Jauhku : Jauhmu (1)
BAB 1
"TEMAN BARU CILLA"
"Ternyata masih banyak nikmat Tuhan yang harus di syukuri" - Cilla
Hallo semuanya, terima kasih karena telah menemukanku disepenggal cerita ini. Aku Cilla, Masayu Arcilla Gistara Myisha. Seperti nama depanku, Masayu, adalah marga dari keluarga papa, orang tua ku asli Palembang yang memutuskan untuk merantau ke Jakarta semenjak mereka menikah. Papa ku seorang pengusaha properti terkenal di Jakarta. Masagus Al-Fathi, adikku satu-satunya, kami terpaut usia 3 tahun. Fathi yang selalu menjuarai lomba-lomba, yang selalu nurut sama mama papa menjadi alasan untuk aku yang selalu dibanding-bandingkan. Ini tahun pertama aku masuk SMA, aku harap Tuhan selalu melimpahkan kasih-Nya kepadaku.
"Cilla, ayo sarapan dulu" titah mama yang sedang menyantap nasi goreng
"Cilla langsung sekolah aja ma, takutnya telat" ucapku seraya menyeruput segelas susu putih diatas meja makan
Tak ada yang menjawab ucapanku, aku langsung berlari menuju mobil sport milik papa. Hari ini aku diantar pak Bayu, sopir kepercayaan keluarga ini. sepanjang perjalanan kami selalu bercerita tentang apapun, karena hanya pak Bayu yang mau mendengarkan ceritaku.
Aku dipilihkan mama untuk bersekolah di Cemara SHS, sekolah ternama di Jakarta. Seperti namanya, Cemara, Senior High School ini dikelilingi pohon Cemara. Ternyata siswa sekolah ini tidak hanya yang beragama Islam sepertiku. Ketika aku melangkahkan kaki untuk melihat lebih jauh tentang sekolah ini, aku melihat masjid dan gereja yang hanya berjarak 10 meter. Aku hanya berjalan sendiri, sahabatku Syifa, memilih melanjutkan sekolah ke Pondok Pesantren.
Duduk dibawah pohon beringin, mengambil nafas dalam-dalam. Melihat keindahan pohon cemara disini membuatku sadar, bahwa masih banyak hal indah dari Tuhan yang harus disyukuri.
"Arcilla Gistara" panggil seorang cowok yang mengagetkanku
"Lo tau nama gue?"
"Manusia berfollowers 25 ribu di instagram" kini dia duduk disebelahku
Aku hanya tersenyum mendengarkannya mengatakan itu. Menjadi seorang selebgram memang sedikit sulit, dimanapun kita berada pasti ada yang minta foto hehehe.
"Kenalin, gue Radeva. Tenang aja, gue cuma mau temenan bukan mau pansos" ucapnya sambil menatapku sambil tersenyum
"Terima kasih udah mau temenan sama gue, semoga lo nggak nyesel ya, Radeva" balasku tersenyum memandang wajah ke-arab-an milik Radeva.
Saat pembagian kelas tiba, ternyata aku masuk dalam kelas MIPA 2. Mengingat aku yang tidak terlalu pintar, rasanya mana mungkin masuk ke dalam circle ini. Sudah pasti ini ulah mama yang selalu melakukan apapun untuk anaknya selalu terlihat sempurna dimata semua orang, terutama teman arisannya.
"Anjirrrr, kita satu kelas, Cill" teriak seseorang di telingaku
"Astagfirullah Radeva, lo nggak bisa pelan-pelan? bisa budek nih gue" ucapku sambil mengusap telingaku yang diteriaki Radeva
"Hehehe, maaf Cilla" pintanya
"Sayanggg" teriak seorang gadis berkaca mata dari belakang tempat kami berdiri saat ini
"Halooo sayangg" jawab Radeva seraya merangkulnya
"Cewek lo Dev?" tanyaku
"Iya, kenalin Alana, pacar yang paling pengertian" senyuman terpancar cerah dari wajah Radeva dan Alana
"Cilla, followback ig gue dong. sekarang kan kita temenan" pintanya dengan muka memelas, berhubung mereka adalah teman pertama gue di sekolah maka akan kuberikan followback secara gratis kepada dua insan yang sedang dimabuk cinta ini.
"Sebutin Username kalian berdua" titahku seraya mengambil ponsel dari dalam tas
"Wehhhh asik ni dapet followback" ujar Radeva seperti memenangkan lotre
"@alanaptryyy 'y' nya 3 ya Cil sama punya Radeva @masagus.rrdva" sebutnya sambil melihat ponsel. Tapi, yang membuatku kaget adalah Username Radeva
"Lo orang Palembang ya Dev?"
"Iya" jawabnya datar
"Kenalin, gue Masayu Arcilla gistara myisha , gadis Palembang" aku menjulurkan tangan mengajaknya kembali berkenalan
"Anjayyy wong Palembang jugoo budak ini ee" senang, Radeva menyambut tanganku
"Biso bahaso Palembang kau Dev?" walaupun aku tidak tidak tinggal di Palembang, tapi mama papa selalu ngajerin untuk tidak lupa asal usul kita
"Pacaklah dikit-dikit" jawabnya
"Kalian ngomongin apa sih?" tanya Alana yang kebingungan, kami tak menjawabnya, hanya tersenyum
Kami semua, para siswa baru dipanggil untuk berkumpul dilapangan. Cuaca yang sangat terik membuatku berkeringat
"duhhhh, gimana nihh, bau badan" ucapku, pelan
"Nih parfum punya gue. Mau?" tawar cowok yang menggenakan jaket Osis yang tiba-tiba berada di sampingku
"Ehh m-maaf kak, becanda doang hehe"
"Mau serius juga gapapa. Nanti balikin ke gue di kelas 12 MIPA 1" ujarnya, menyodorkan parfum ke tanganku
Hari pertama sekolahku cukup menyenagkan, setidaknya sekarang aku sudah memiliki dua teman.
--Arcilla Gistara
Komentar
Posting Komentar